Update

8/recent/ticker-posts

KEPALA DESA SANTOSA DAROJATUN S.IP. PATAHKAN ATURAN PROTOKOL KESEHATAN



Kabupaten bandung - BNRI NEWS

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong yang bekerjasama dengan bank.
 
 520 keluarga penerima manpaat ( KPM ) Desa santosa Kecamatan Kertasari yang tersebar di 10 RW, Senin, 9 - November - 2020 sekira pukul 12 : 00 Wib. untuk Berjubelnya pembagian terlalu padat warga - warga ( berkerumun ) di lokasi pos paud tunas kencana untuk mengambil Bantuan pangan non tunai dari Kemensos ( BPNT ) 

Saat di konpirmasi BNRI News, Kepala Desa Santosa Darojatun S.IP. di sela sela acara kepada BNRI News memaparkan " pada hari ini terdiri dari 10 RW, keluarga penerima manpaat (KPM) sedang mengambil pencairan Bantuan pangan non tunai Kemensos ( BPNT ) yang rutin / bulannya, kegiatan pelaksanaan pembagian bantuan pangan non tunai ( BPNT )  bermacam - macam jenis dari beras 10 kg, telur 1 kg, buah vir 3 biji, ikan 2/3, di laksanakan oleh agen, ketua puskesos erik sutiana, di hadiri ketua LPMD, angota" puskesos, di YAYASAN POS PAUD TUNAS KENCANA.

Menyikapi, kepala Desa Santosa Darojatun S.IP. dan melihat dari kegiatan ada aturan protokoler kesehatan yang sudah di terapkan anjuran dari kementerian kesehatan nomor HK.02.01/MENKES/335/2020 tentang protokol pencegahan penularan Corona virus Disease ( COVID - 19 ) Kepala Desa Santosa DAROJATUN S.IP.  selaku penyelenggara mengingatkan pada masyarakat supaya di wajibkan memakai masker dalam hal ini kepala Desa Santosa tidak proaktip dalam program penanggulangan Covid 19 yang sedang mengaung di mana-mana. 

Harapan kepala Desa Santosa Darojatun S.IP. dan juga dengan adanya bantuan pangan non tunai Kemensos ( BPNT ) ini bisa membantu perekonomian masyarakat Desa Santosa, agar bisa meringankan beban masyarakat  Desa Santosa, khususnya yg terdampak pandemi covid-19. 




 (PEN / USEP SOPANA)

Posting Komentar

0 Komentar