Update

8/recent/ticker-posts

Program Kemitraan Kerja BNRI News Dengan SMK 2 LPPM RI





Kab. Bandung | BNRI NEWS

Pada hari ini Senin, 24 November 2020, Tim BNRI NEWS Pusat mengunjungi salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Bandung, tepatnya di Kecamatan Majalaya. Sekolah swasta ini berdiri sejak 1959 hingga sekarang. Dikelola turun temurun dalam beberapa generasi, sekolah legendaris yang belum banyak dikenal ini memiliki 4 (Empat) bidang kompetensi yaitu Multimedia, Grafika, Permesinan dan Otomotif.

Kedatangan Tim BNRI NEWS Pusat yang didampingi Biro Kabupaten Bandung, Usep Sopana disambut baik oleh Kepala Sekolah Drs. H. Raindra Otto Muharam, AA, S.Pd, S.Kom, M.M. Setelah beramah tamah, di awal perbincangan beliau menceritakan bahwa peran media dalam meningkatkan citra sekolah yang dipimpinnya sangatlah penting, namun beliau menyangkan masih banyak insan media yang belum menjalankan tupoksi sebagaimana mestinya. Sehingga keinginan yang tersirat di hati Kepala Sekolah belum sepenuhnya terakomodir.

Padahal menurut beliau banyak sekali objek yang bisa dijadikan bahan untuk pembuatan berita, misalnya proses kegiatan belajar dan mengajar selama masa pandemi, perspektif guru, perspektif murid, perspektif wali murid maupun terobosan-terobosan baru yang diterapkan dalam proses belajar mengajar. Salah satu terobosan dari pihak sekolah belum lama ini dilakukan yaitu menerapkan uji minat dan bakat siswa, sebelum siswa menentukan kompetensi yang akan dipilih. Dengan demikian para siswa diharapkan dapat menjalani proses belajar mengajar selama 3 tahun dengan mudah.

Menanggapi pembicaraan Kepala Sekolah tadi, Pimpinan Redaksi BNRI NEWS menjelaskan bahwa tupoksi insan media adalah kembali kepada Undang Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers bahwa tugas seorang jurnalis adalah mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, dan gambar secara utuh dari suatu objek berita untuk disajikan kepada publik. Lanjut Pimpred, insan Pers harus menjunjung tinggi kode etik pers, maka tindakan di luar itu merupakan pelanggaran kode etik pers yang harus diluruskan dan dibenahi.

Setelah sepakat dengan apa yang telah disampaikan Pimred, Kepsek kembali melanjutkan ceritanya bahwa siswa di sekolah tersebut sedang membuat suatu inovasi teknologi di bidang mesin kelistrikan. Para siswa melakukan uji coba mesin sederhana yang dapat menghasilkan tenaga listrik sebesar 2000 Watt dengan menggunakan bahan bakar air mineral. Yang juga tak kalah menarik, salah satu guru di sekolah ini sedang membuat produk keset absensi untuk pegawai, mekanisme kerjanya yakni dengan menscan telapak kaki masing-masing pegawai dan otomatis tersimpan.

Satu hal lagi yang sedang dipersiapkan oleh sekolah ini adalah SMK Membangun Desa. Menurut H. Otto, program ini telah dicanangkan oleh Kementrian Desa bekerjasama dengan Kemendikbud, oleh karena itu kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat berperan dalam membantu telrlaksanannya program pembangunan desa.

Hasil akhir dari kunjungan kerja kemitraan ini lahir beberapa poin kesepakatan kerjasama yang akan segera dituangkan dalam Memorandum of Understanding.



(Red/ES)


Posting Komentar

0 Komentar