Update

8/recent/ticker-posts

LSP Pers Indonesia dan BNSP Sinergi Laksanakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Asesor Untuk Wartawan Indonesia






JAKARTA - BNRI NEWS

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia, bersama BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) melaksanakan Uji Sertifikasi Kompetensi Asesor Wartawan selama 5 (Lima) hari, dari tanggal 14 - 18 April 2021. Bertempat di Gedung Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Jl.K.H.Zainul Arifin Ruko Ketapang Indah Blok B2 No 33-34 Jakarta dengan Tema "Menjadi Asesor Kompeten dan Bersertifikasi BNSP Untuk Wartawan Indonesia".

Di hari terakhir pelaksanaan Sertifikasi Asesor dilakukan praktek simulasi ujian kompetensi jurnalis, pada hari Minggu (18/04/2021) dengan melibatkan jurnalis dari berbagai media Nasional sebagai Asesi.

Di simulasi tersebut para jurnalis yang menjadi asesi di hadapkan dengan pertanyaan perihal ilmu jurnalistik yang dipakai para jurnalis di lapangan, intinya adalah untuk menguji pengetahuan, kemampuan dan perilaku jurnalis apakah sudah kompeten dengan profesinya.

Salah satu peserta Asesor yang melakukan ujian sertifikasi berasal dari media online nasional bnrinews.id mengungkapkan, "Dengan adanya uji kompetensi ini, kita dipersiapkan menjadi asesor kompeten yang melakukan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) yang bersertifikasi BNSP."

Sebenarnya kepada para jurnalis yang memang akan diuji kompetensinya di bidang ini, penilaian apakah jurnalis tersebut memang kompeten ataupun tidak, itu menjadi rahasia asesor yang mengujikan dan tidak boleh di publish. Adapun Skema kompetensi yang diadakan terdiri dari Wartawan Muda (reporter & kameraman), Wartawan Madya, dan Wartawan Utama. Namun di kesempatan ini, saya mengambil Uji Kompetensi Wartawan Muda (reporter)," ungkap Pimred bnrinews.id Elvhin Saputra. Alasannya beliau ingin melakukan upaya perbaikan mulai di level dasar, agar dapat melahirkan wartawan yang kompeten sesuai dengan standar yang diakui.

S Erfan Nurali salah satu perserta simulasi asesi yang ikut di simulasi ujian kompetensi wartawan juga menceritakan pengalamannya keawak media "ya,di bilang sulit ujian nya,tidak juga karena semua materi yang di ujikan di simulasi ini yang sering kita lakukan di lapangan, seperti mencari informasi dan data dalam peliputan yang sebelumnya ditanyakan oleh Asesor. Juga tentang skill dan sertifikasi pelatihan serta pengalaman kita di Jurnalis, baru kita nanti diputuskan apakah kompeten atau tidak" ungkap wartawan yang cukup berpengalaman ini.

Dari 24 peserta calon Asesor yang diajukan LSP Pers Indonesia, Alhamdulillah kesemuanya dinyatakan Kompeten oleh para Master Asesor BNSP. Tentu ini merupakan suatu prestasi yang menggembirakan dan membanggakan yang patut untuk disyukuri, setelah berjibaku selama 5 hari.

Pen : S. Erfan Nurali

Editor : Elvhin Saputra

Posting Komentar

0 Komentar